Address : Jl. Samanhudi No. 20 Medan

Call Us Today : (061) 4158383

  • Call Us Today! (061) 4158383
  • Alamat: Jl. Samanhudi No. 20 Medan, Sumatera Utara - Indonesia
  • Email: customer_assistance@stellamarishospital.com
blog

Operasi Usus Buntu Saat Hamil, Apakah Aman?

Terdiagnosis radang usus buntu saat hamil dan perlu ditangani dengan operasi tentu dapat menimbulkan rasa khawatir. Hal ini mungkin membuat Moms bertanya-tanya, apakah aman jika menjalani operasi usus buntu saat hamil?

Gejala radang usus buntu saat hamil sering kali mirip dengan keluhan kehamilan, seperti tidak nafsu makan, mual, muntah, sulit atau sakit saat buang air kecil, serta kram perut. Namun, biasanya, salah satu gejala yang akan menonjol saat Moms mengalami radang usus buntu adalah sakit perut kanan yang terasa berat.

Radang usus buntu yang terjadi pada kehamilan trimester pertama dan kedua akan lebih mudah terdiagnosis dengan bantuan USG. Sedangkan, pada kehamilan trimester ketiga, diagnosisnya perlu dibantu dengan CT scan dan MRI. Radang usus buntu saat hamil juga merupakan kondisi yang tidak boleh dibiarkan berlarut-larut, karena bisa berbahaya bagi Moms dan janin.


Keamanan Operasi Usus Buntu untuk Ibu Hamil     

Bila Moms terdiagnosis radang usus buntu dan perlu menjalani operasi, tak perlu risau, ya. Operasi usus buntu termasuk operasi yang dapat dilakukan selama hamil, kok.

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, radang usus buntu harus segera mendapatkan penanganan. Jika ditunda atau penanganan yang dilakukan tidak tepat, maka bisa meningkatkan risiko terjadinya komplikasi yang dapat membahayakan Moms dan janin.

Komplikasi ini meliputi pecahnya usus buntu dan infeksi menyebar hingga ke seluruh rongga perut, keguguran, persalinan prematur, hingga bayi meninggal di dalam kandungan.

Kalau Moms sedang mengandung pada trimester pertama atau kedua, Moms akan disarankan menjalani operasi usus buntu dengan laparoskopi. Metode ini tergolong minim rasa sakit dan bekas luka, sehingga Moms bisa lebih cepat pulih dan kembali beraktivitas seperti sedia kala.

Akan tetapi, operasi dengan laparoskopi tidak memungkinkan untuk dilakukan jika usia kandungan Moms berada di trimester ketiga. Pasalnya, ukuran rahim yang besar akan menyulitkan kelancaran prosedur. Jadi, Moms akan disarankan untuk menjalani operasi apendektomi terbuka untuk pengangkatan usus buntu.

Sebelum menjalani operasi, dokter tentunya akan melakukan pemeriksaan dan mempertimbangkan manfaat beserta risiko dari tindakan ini. Setelah dinyatakan aman, barulah operasi pengangkatan usus buntu bisa dilakukan.

Perlu Moms ketahui, meski tergolong aman, operasi usus buntu saat hamil tetap memiliki risiko terjadi komplikasi. Komplikasi ini bisa berupa perdarahan, infeksi pada luka, usus tersumbat, cedera pada organ terdekat, hingga persalinan prematur.


Pemulihan setelah Operasi Usus Buntu pada Ibu Hamil

Pemulihan setelah operasi usus buntu pada ibu hamil cenderung memerlukan waktu yang lebih lama. Moms perlu dirawat di rumah sakit selama beberapa waktu. Lamanya perawatan tergantung pada kondisi Moms dan janin.

Setelah pulang dari rumah sakit, Moms masih perlu melakukan perawatan mandiri di rumah untuk mempercepat pemulihan dan mencegah komplikasi. Perawatan tersebut meliputi:

  • Perbanyak istirahat di rumah. Tidak disarankan untuk bekerja atau beraktivitas berat kurang lebih selama satu minggu.
  • Hindari mengangkat benda berat.
  • Lakukan gerakan-gerakan ringan, misalnya bangun dan turun dari tempat tidur.
  • Konsumsi makanan sehat.
  • Minum obat sesuai anjuran dokter.
  • Lakukan pemeriksaan ke dokter sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Operasi usus buntu saat hamil umumnya memang aman. Namun, bila setelah menjalani operasi Moms mengalami demam, infeksi pada luka sayatan, muntah, tidak bisa makan dan minum, diare, atau tanda-tanda persalinan prematur, sebaiknya segera periksakan diri ke Dokter untuk mendapatkan penanganan.

Jika masih memiliki pertanyaan seputar Operasi usus buntu saat hamil, Moms bisa konsultasi ke Dokter Spesialis Obgyn Stella ya.
Untuk appointmentnya, silahkan hubungi Hotline / WhatsApp kami di 0811-6252-468.

Di review oleh
Dr. Elisia, Sp.OG

Tags

RSIA Stella Maris Usus Buntu hamil operasi