Address : Jl. Samanhudi No. 20 Medan

Call Us Today : (061) 4158383

  • Call Us Today! (061) 4158383
  • Alamat: Jl. Samanhudi No. 20 Medan, Sumatera Utara - Indonesia
  • Email: customer_assistance@stellamarishospital.com
blog

Menangani Konstipasi pada Anak

Moms and Dads sering khawatir ketika anaknya tak kunjung buang air besar dalam sehari. Apalagi bila melihat perut sang buah hati menggembung seolah-olah banyak menampung sisa makanan yang belum terbuang. Namun sebetulnya setiap anak punya jadwal tersendiri untuk ke toilet. Yang patut menjadi perhatian adalah ketika ada gejala konstipasi alias sembelit yang membuat si kecil tidak nyaman. Karena itu, orang tua perlu tahu cara menangani konstipasi pada anak.


Konstipasi pada Anak

Konstipasi adalah masalah kesehatan yang umum sangat umum terjadi pada anak-anak. Orang tua tak perlu cemas berlebihan. Anak dianggap mengalami konstipasi bila buang air besar kurang dari dua kali dalam seminggu, sulit buang air besar, atau fesesnya keras, kering, dan amat besar.

Konstipasi terjadi ketika feses bergerak terlalu lambat di dalam usus besar. Usus besar merupakan organ yang berperan dalam pembuangan sisa makanan atau buang air besar. Usus besar menyerap air ketika akan mengeluarkan feses. Gerakan otot mendorong feses menuju rektum. Saat anak mengalami sembelit, gerakan otot di usus besar terlalu lambat dan usus besar menyerap terlalu banyak air.


Gejala Konstipasi pada Anak

Secara umum, gejala konstipasi pada anak sebagai berikut:

  • Buang air besar lebih jarang ketimbang biasanya
  • Merasa sakit saat buang air besar
  • Susah payah untuk buang air besar
  • Perut terasa penuh(begah)
  • Terdapat darah di feses
  • Terdapat noda bekas feses di celana
  • Tidak mau makan

Penyebab Konstipasi pada Anak

Konstipasi yang dialami anak dapat disebabkan oleh berbagai hal, diantaranya:

  • Terlalu banyak minum susu atau kurang asupan serat
  • Kurang minum air putih
  • Stres
  • Jarang bergerak atau kurang olahraga
  • Efek samping obat-obatan tertentu

Cara Menangani Konstipasi Anak di Rumah

Sebelum memberikan obat sembelit kepada anak, Moms and Dads dapat melakukan perawatan secara mandiri di rumah untuk mengatasinya, yaitu dengan:

1. Memenuhi kebutuhan cairan tubuh anak

Ketika anak kurang minum, tekstur tinjanya akan menjadi lebih keras, sehingga lebih sulit untuk dikeluarkan ketika BAB. Dengan memberikan anak cukup minum air putih, tekstur tinjanya akan menjadi lebih lunak, sehingga proses buang air besar pun menjadi lebih mudah.

2. Memberi makanan yang mengandung serat

Konsumsi makanan kaya serat, seperti kacang-kacangan, biji-bijian, serta buah dan sayur, dapat menjadi langkah sederhana yang efektif dalam mengatasi sembelit pada anak. Mengonsumsi cukup serat akan membuat tinja anak lebih lunak dan lebih mudah dikeluarkan.

3. Mendorong anak untuk tetap beraktivitas

Untuk menjaga pergerakan usus dan melancarkan proses pencernaan, Moms and Dads juga perlu mengajak anak untuk lebih aktif bergerak, dengan memberikan anak waktu untuk bermain secara aktif setidaknya 30–60 menit setiap harinya.

Gejala konstipasi pada anak mungkin menyerupai masalah kesehatan lain. Jika pengobatan di rumah tidak dapat mengatasi sembelit pada anak, silahkan bawa si kecil untuk  berkonsultasi ke Dokter Spesialis Anak Stella ya.

Untuk appointmentnya, silahkan hubungi Hotline / WhatsApp kami di 0811-6252-468 atau appointment melalui aplikasi kami di bit.ly/stellaapps .

Tags

RSIA Stella Maris konstipasi anak sembelit