Address : Jl. Samanhudi No. 20 Medan

Call Us Today : (061) 4158383

  • Call Us Today! (061) 4158383
  • Alamat: Jl. Samanhudi No. 20 Medan, Sumatera Utara - Indonesia
  • Email: customer_assistance@stellamarishospital.com
blog

Ketahui Gejala dan Faktor Penyebab Spina Bifida

Spina bifida adalah kelainan bawaan yang terjadi karena tulang belakang dan saraf tulang belakang tidak terbentuk secara sempurna pada bayi sejak lahir. Bayi dengan spina bifida biasanya mengalami kegagalan perkembangan tabung saraf sebagian atau tabung yang tidak menutup dengan benar. Akibatnya, tulang belakang dan sumsum tulang belakang bisa rusak.

Tabung saraf adalah bagian dari embrio yang kemudian berkembang menjadi otak dan sumsum tulang belakang serta jaringan di sekitarnya. Kondisi ini bisa saja ringan atau bahkan sangat parah, tergantung dari jenis kerusakan, ukuran, lokasi, dan komplikasi yang terjadi. Yuk, simak penjelasan berikut!

Gejala Spina Bifida

Gejala spina bifida dapat dilihat dari tiga bentuk yang paling umum, yaitu sebagai berikut:

1. Mielomeningokel

Mielomeningokel adalah tipe spina bifida paling serius. Kondisi ini ditandai dengan munculnya kantung berisi cairan melalui lubang di punggung bayi. Bagian dari sumsum tulang belakang dan saraf yang berada di dalam kantung ini rusak. Jenis ini menyebabkan cacat dengan derajat sedang sampai berat, seperti skoliosis, kejang, masalah buang air, kebas pada tungkai, dan kehilangan kemampuan menggerakkan kaki.

2. Meningokel

Pada meningokel, kantung yang berisi cairan keluar dari lubang di punggung, tetapi pada kantung ini tidak terdapat bagian dari sumsum tulang belakang. Pada kondisi ini, biasanya tidak ada atau ada sedikit kerusakan saraf. Disabilitas minor seperti gangguan buang air yang ringan.  

3. Spina Bifida Okulta

Ini adalah spina bifida paling umum dan merupakan yang paling ringan. Secara kasat mata tidak terlalu terlihat adanya kelainan, selain ada jarak pada tulang belakang. Kebanyakan orang dengan spina bifida okulta baru mengetahui tentang kondisinya saat melakukan rontgen rutin. Tipe ini biasanya tidak menyebabkan gangguan.

Faktor Penyebab Spina Bifida

Spina bifida dapat disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain yaitu:

  1. Keturunan

Faktor keturunan dapat menjadi salah satu faktor bayi mengidap spina bifida dan mungkin saja terjadi pada keturunan-keturunan selanjutnya. Faktor keturunan tidak dapat dipersalahkan, karena memang bukan suatu pilihan. Walau begitu, kamu tidak perlu khawatir kelak bayi kamu mengidap spinal bifida. Ketika hal tersebut terjadi, kamu harus segera bertemu dengan dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut dan menanganinya.

  1. Obesitas

Obesitas atau kelebihan berat badan adalah salah satu hal yang dapat menyebabkan bayi mengidap spina bifida. Ketika seseorang mengalami obesitas, biasanya ia akan kesulitan bernapas dengan normal. Obesitas tidak baik untuk kesehatan, apalagi untuk ibu hamil. Maka dari itu, ibu hamil disarankan untuk berdiskusi dengan dokter kandungan selama masa kehamilan. Hal itu untuk menjaga kondisi ibu hamil dan janin tetap sehat.

  1. Mengonsumsi Obat-obatan Berlebihan

Hal yang wajar bila seseorang yang sedang sakit mengonsumsi obat-obatan, tetapi tetap tidak dapat dilakukan sembarangan. Mengonsumsi obat-obatan secara sembarangan dapat berdampak buruk jika obat tersebut tidak cocok dengan tubuh kamu. Selain itu, kamu juga harus meminimalisir jumlah konsumsi obat yang mengandung asam valproat dan karbamazepin. Kedua kandungan tersebut untuk mengobati epilepsi dan juga gangguan mental.

  1. Mengidap Diabetes

Diabetes adalah penyakit yang dapat membahayakan nyawa mengidapnya, apalagi jika dialami oleh ibu hamil. Ketika diabetes dialami oleh ibu hamil, maka harus dilakukan penanganan khusus untuk mendapatkan langkah yang tepat. Sebab, ibu hamil yang mengidap diabetes cenderung memiliki risiko yang lebih besar untuk bayinya mengalami spinal bifida. Karena itu, dibutuhkan langkah-langkah khusus untuk penyembuhan.

  1. Kondisi Ibu Hamil Tidak Sehat

Kondisi ibu hamil sangat berkaitan dengan kondisi bayi yang ada dalam kandungannya. Ketika ibu hamil tidak sehat, bayi akan merasakan hal yang sama. Ibu hamil harus terus menjaga kondisi kesehatannya, mengonsumsi vitamin, serta makan makanan sehat.

  1. Kekurangan Asupan Asam Folat

Ibu hamil harus terus memperhatikan asupan asam folat, karena sangat berpengaruh pada tumbuh kembang bayi dalam kandungan maupun nanti ketika sudah dilahirkan. Asam folat dapat memengaruhi pembentukan tabung saraf bayi seperti otak dan sumsum tulang belakang.

Ketika asupan asam folat tidak tercukupi, pembentukan tabung saraf pada bayi yang masih dalam tahap pertumbuhan dapat terhambat dan juga mengalami spina bifida. Jadi, sangat dianjurkan pada ibu hamil untuk selalu memperhatikan konsumsi asam folatnya.

Apabila Moms and Dads masih ragu, ayo konsultasikan ke Dokter Subspesialis Fetomaternal Stella dengan melakukan Appointment terlebih dahulu melalui Whatsapp Fetomaternal  Stella di
0811 6046 508

 

Di review oleh
dr.Sudirman Parningotan Sinaga,Sp.K.F.R, M.K.M

Tags

RSIA Stella Maris spina bifida anak gejala faktor